Selasa, 01 Maret 2011

Sembelit

Kalau kemarin saya sudah membahas singkat mengenai diare, sekarang adalah kebalikannya. Ya, sembelit atau konstipasi alias susah BAB, dan mungkin sebagian dari kalian pernah mengalaminya. Kalau kalian mengalaminya sekarang? Tenang, tentang sembelit ini akan saya uraikan secara singkat juga bagaimana cara mengatasinya dan mencegahnya.

Sembelit adalah gangguan dalam pengeluaran feses (kotoran) dengan frekuensi yang tidak seperti biasanya. Gangguan itu biasanya disebabkan karena feses yang keras sehingga mempersulit keluarnya feses tersebut. Sebenarnya yang termasuk dalam kriteria buang air besar yang normal adalah dengan batasan dari 3 kali dalam sehari hingga tiga kali dalam seminggu. Seseorang akan mulai mengalami konstipasi atau sembelit bila frekuansi buang air besarnya jauh berkurang dari yang biasanya.

Sembelit sendiri dapat disebabkan oleh hal-hal berikut.
  • Usia. Semakin tua usia seseorang, sembelit semakin mudah terjadi. Sekitar sepertiga orang yang telah berusia di atas 65 tahun, mengalami sembelit. 
  • Kurangnya mengkonsumsi cairan. 
  • Kurang olahraga. 
  • Kurang mengkonsumsi makanan berserat. 
  • Kebiasaan menunda buang air besar. 
  • Efek samping obat-obatan tertentu. 
  • Kondisi tubuh tertentu seperti kehamilan, dan penyakit.
 
Apabila tidak ditangani dengan tepat, sembelit dapat mengakibatkan komplikasi, seperti wasir (ambeien), prolapsus rektum (bagian dalam poros usus keluar dari dubur), robeknya saluran dubur yang menyebabkan rasa nyeri dan sebagainya. 

Untuk mengatasi sembelit, berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau kalian sedang menderita sembelit.
  1. Pastikan kalian tidak dalam keadaan dehidrasi. Salah satu ciri tubuh dalam keadaan dehidrasi adalah berkurangnya frekuensi berkemih (buang air kecil) dan warna urine yang lebih gelap dari biasanya. 
  2. Jika memang tubuh mengalami tanda dehidrasi tersebut, minumlah tambahan cairan secukupnya sesuai kemampuan (oralit atau minuman isotonik). 
  3. Setelah kalian cukup yakin tidak dalam kondisi dehidrasi, jangan memaksakan diri untuk minum lebih banyak lagi. Hal ini justru menambah rasa tidak nyaman di perut. 
Untuk mengatasi sembelit, intinya kalian harus mengusahakan agar feses (kotoran) kalian bisa keluar dengan lancar. Caranya, yaitu dengan mengkonsumsi banyak serat sebanyak 20-35 gram sehari, banyak minum dan berolahraga. Kalian juga dapat mencoba laksatif / pencahar yang telah terbukti efektif dan dapat diperoleh bebas di Apotik atau toko obat. Namun, sebaiknya kalian berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat pencahar ini.

Berikut beberapa tips untuk mencegah datangnya sembelit ini.
  1. Jangan menunda-nunda buang air besar. 
  2. Konsumsi banyak cairan, sekurangnya 8 gelas sehari. Cairan disini dapat berupa air putih, sari buah, sup, teh dan lain sebagainya. 
  3. Buang air besar secara rutin, dengan waktu yang tetap.
  4. Berolahraga minimal 3 kali seminggu.
  5. Jangan terlalu sering menggunakan pencahar untuk membantu keluarnya feses.
Apabila kalian mengalami sembelit dengan gejala berikut, segeralah memeriksakan diri ke dokter.
  • Sembelit yang berat dan bertambah buruk. 
  • Sembelit yang disertai dengan turunnya berat badan dan tidak ada perubahan dengan penanganan yang sederhana seperti banyak makan serat, banyak minum dan lain sebagainya. 
  • Sembelit yang terjadi lebih dari 3 minggu.  
  • Sembelit yang disertai keluhan demam, lemas atau adanya darah pada feses.

 Semoga bermanfaat (^^,
うまくいけば役に立つ (Umaku ikeba yakunitatsu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar